LOVE BEARS ALL THINGS. BELIEVES ALL THINGS. HOPES ALL THINGS. ENDURES ALL THINGS. (Corinthians)

Sunday, October 9, 2011

Our Wedding Photographers (2)

Salah satu sahabat baikku Debbie sampe inbox minta ijin untuk meliput acara pernikahanku. Ouw, tentu saja dengan senang hati. Meskipun aku bilang jangan sampe elu gak enjoy acaranya lho!. Debbie juga makin dahsyat bidikan kamera-nya, kalo gak percaya, klik deh blog-nya.
Model kesayangannya yg cantik, lucu dan ngegemesin, Jocelyn!

Anak semata wayang Debbie & Eric si centil Jocelyn bakal jadi Flower Girl.
Dia sangat excited,


aku juga seneng ada flower girl dari pihakku. Kan aneh aja kalo anak bule, sementara bride-nya Asia. Aku juga skalian deh nambahin job buat Debbie jadi PIC saat ceremony di gereja.

Hasil bidikan kamera Debbie yang te o pe banget a
dalah foto B&W Sante dan Mom lagi dance. Aku beliin frame
yang ada tulisan Mother and Me, dia suka banget. Belum lagi candid saat Sante ngerokok dan para bridesmaids yang dijadiin model-nya Debbie. Keren banget!


Selain itu ada Peter Amstel, Diana's boyfriend dari Amsterdam. Ternyata seorang photographer dan Videographer. Banyak detil yang tersembunyi yang sempat di cover Peter.

Emang kita hired photographer yang khusus buat kawinan, Peter Holden. PH asal Australi, gaya-nya photojournalism. Yang maksain naik golf cart buat ngambil gambar di jembatan di tengah padang golf! Sementara udara saat itu dingin gilak!

Albumnya bagus sih jadinya, tapii, tiba di alamat kita 11 bulan after the wedding!. Proses milih foto-foto yang back and forth ama designer, lay out dan proses cetak nya diurus ama company yang di New York!

Friday, October 7, 2011

The Ellen DeGeneres Show

Rasanya acara talk show ada di hampir semua TV stasiun di sini, dan muncul bergantian dengan News hampir tiap jam, dan tiap hari ada jadwalnya, kecuali akhir pekan. Judul acara diambil dari nama host-nya, dari Kelly & Regis,
Rachel Ray, Nate, Oprah, The Ellen DeGeneres, Jimmy Kimmel, Jimmy Fallon, Jay Leno, dan Conan O'Brien.

Run-down nya rata-rata sama aja, ada bintang tamu, hadiah, games dan semuanya harus bisa joke dan lucu ajah!. Meskipun buat aku koq kayanya gak lucu ya kalo udah keluar sarkastik-nya, ngomongin politik atau tokohnya.

Aku paling tergila-gila, suka dan nggak pernah ngelewatin adalah The Ellen DeGeneres. Nonton Ellen bikin aku tuh dari happy karena dia suka buka acara sambi dance dulu, ketawa ngakak karena dia lucu yang natural dan suka ngerjain guest star, sampe nangis terharu karena suka ada surprises.

Ellen sendiri emang awal karirnya stand up comedienne, pernah jadi salah satu juri di American Idol, dan pecinta binatang. Pengen tau lengkapnya, klik aja nama Ellen yang biru diatas =)

Pernah sekali guest star nya David Beckham yang hadir mau ceritain kehadiran new baby girl-nya. Lalu, Ellen "menempatkan" David di perfume counter di sebuah dept.store, yang kebetulan menjual label parfum-nya DB. DB udah didandanin, nggak ada yang ngenalin, dan dia disambungkan dengan microphone: melakukan apa kata Ellen! Kocak banget deh, liat aja Videonya!

Pernah juga J-Lo ceritanya mencari asisten, dengan 2 orang pelamar yang nggak tahu kalo ada hidden camera. Kocak abis, cek aja disini!

Ellen sangat updated dengan social media, dia suka bagi-bagi hadiah dengan follower di twitter. Ada seorang istri dengan dua orang putri, yang suaminya soldier dan berada di Afghanistan. Dia juga juga kesulitan keuangan. Ellen mengundangnya ke studio, lalu online via skype dengan
suaminya. Ternyata...suaminya berada di back stage. Kebayang bahagianya mereka setelah sekian lama nggak ketemu, apalagi suaminya belum sempat melihat anaknya yang terakhir yang baru lahir. Mereka juga dikasih hadiah paket honeymoon, karena belum sempat, dan sebuah mobil!.

Belum lagi ratusan bahkan ribuan dollar dikasih untuk seorang ibu yang suaminya baru di PHK, atau seorang wanita tuli yang akan menjalani transplantasi kuping!. Yang ini suka di taruh at the end of the show, yang bisa bikin aku meneteskan airmata :-(

Barusan yang hits banget, dua anak kecil dari UK, Sophie Grace dan sepupunya, yang nyanyi lagunya Nicky Minaj - Super Bass dan dimuat di YouTube yang sampe saat ini udah 7.997.967 viewers!. Ellen bisa ngedatangin mereka dan gantian bikin kejutan, mempertemukan mereka dengan Nicky Minaj. Seru, amazing, adorable, cute, dan polos banget!.

Selena Gomez dan Taylor
Swift aja kalah. Aku aja sampe ngeliat berkali-kali saking serunya, dan akhirnya menjadi berita di hampir semua TV stasiun!

"Be kind to one another!" kata-kata ini selalu Ellen ucapkan dalam setiap closing acara. So sweet!





Thursday, October 6, 2011

Aleurites Molucana



Beruntung sekali aku memiliki Suami yang suka dan bisa dikatakan jago masak. Sante berasal dari keluarga Italy totok. Pasta adalah makanan utamanya, berbagai macam dan bentuk memenuhi lemari makan kita. Dia membuat Saus Marinara dalam pot yang besar, dengan potongan pork atau beef, meatball ataupun deer dan disimpan dalam kontainer kecil yang cukup untuk 2 orang, kemudian dibekukan dan bisa untuk stock selama 6 bulan!. Sante juga suka membuat Chicken Soup dengan metode yang sama, dan aku merasa He made the best Chicken Soup that I ever ate!.
Belum lagi Iga panggang-nya dan setiap akhir pekan, hobinya bikin Steak, dari Ribeye, T-bone, Sirloin, Tenderloin, Pork Chop.

Dasar lidah melayu, teteuup aja yang dicari rasa Indonesia. Jadi mau nggak mau aku harus memasak makanan Indonesia atau Manado. Suatu kali akupun memasak untuk makan malam kami, Pepes Ikan Woku dari Fillet of Tilapia, ikan Mujair tanpa tulang dan kulit.
Meskipun kepedasan Sante menyukai dan memuji hasil masakanku. Sesaat sebelum tidur, tiba-tiba Sante mengeluh dadanya sesak, batuk, dan kesulitan bernapas. Dia yang rupanya kenal banget gejala seperti itu, adalah alergi!. Hampir saja kita call 911, tapi untung dia punya persediaan obat.

Selain Seafood - hard and soft shell, seperti udang dan kepiting, Sante alergi Tree Nuts kaya Almond, Cashew, Hazelnut Macademia, Pecan Pine, Pistachio dan Walnut. Aku mengurut semua bumbu yang dimasukkan dalam Pepes Ikan Woku, koq kayanya gak ada tree nuts, Wait,...Kemiri?, aku gak pernah liat pohonnya, bahkan gak tau bahasa Inggris-nya apa. Buruan aku Google, dan bener Candle Nut (Aleurites Molucana) adalah buah dari pohon Kemiri!. Oooppss, sorry, babe!

Dia bercanda: Now you know how to kill me!! haha


Izin Mengemudi

Area tempat tinggal kita nggak bisa di jangkau dengan public transport, mau gak mau nyetir mobil is a must! .
Padahal kalo gak terpaksa, aku paling males nyetir, agak kebiasaan juga dulu ada supir dan emang lalulintas di Jakarta yang semrawut, macet dan seolah tanpa aturan, lebih enak disupirin atau naik taxi yang aman. Kalaupun terpaksa nyetir di akhir pekan, dan yang dekat jarak jangkauannya. SIM (surat izin mengemudi) hilang sejak beberapa tahun sebelumnya dan aku pun malas mengurus-nya. Beberapa kali di tangkap polisi (karena melewati lampu merah), dan aku bohong, bilang baru hilang hari kemarin. Rp.20,000 cukup untuk menahan pak polisi untuk memberikan surat tilang dan menahan STNK, hihi, bandel yah!

Saat usia 18 tahun dan setelah diajari mengemudi oleh mendiang papa-ku, aku dan sahabatku Olivia (Ivy) berniat membuat SIM. Pada saat itu, KAPOLDA Manado adalah om-nya Ivy, dengan pede-nya kita langsung menuju ruang kerja beliau. Basa-basi sebentar, kemudian beliau memanggil petugas, kita hanya diminta untuk foto dan selang beberapa saat kemudian SIM telah berada di tangan kita, tanpa tes tertulis apalagi tes mengemudi!!

Kenakalan masalalu akhirnya jadi kualat ketika aku harus mendapatkan driver license di USA! Aku harus mulai dari awal, seperti halnya disini anak2 usia 15 tahun 9 bulan yang menjadi keharusan untuk mendapatkan SIM sekaligus jadi ID mereka.
Tahap awal aku harus mengikuti Drug and Alcohol Education Program, berupa 3 jam belajar secara on line, dan mengambil tes dengan biaya US$40.
Berbekal sertifikat itu, aku layak untuk mengikuti test Learner's Permit. Sebelumnya, belajar teori mengemudi di USA melalui online dan buku. Sante yang tidak pernah menyerah, tiap hari Sabtu yang dingin mengantarku, dan akhirnya sampai yang ke-3 kali baru aku lulus!
Dan itupun belum berarti aku layak mengemudi.

Menurut syarat dan hukumnya adalah:
1) mengambil kelas mengemudi sebanyak 30 jam dan 6 jam mengemudi di jalan bersama instruktur, dengan biaya US$400
2) menunggu sampai 9 bulan untuk mendapatkan SIM Percobaan!
3)Selama 9 bulan itu, aku menjadi Rookie Driver harus mengemudi dengan seorang pendamping yang telah berusia diatas 21thn dan telah memegang SIM selama 3 tahun. Total jam yang harus diambil sebanyak 60 jam dengan berbagai kondisi, berkendara saat siang, malam, hujan/salju, di jalan yang biasa, rame dan highway.

Aturan speeding disini juga bikin deg-degan, dikit-dikit aku mesti nge-cek speedometer, terlalu cepat atau malah terlalu lambat. Kamera pelacak dan polisi dengan alat satelit bisa monitor kecepatan kendaraan, apabila melanggar, tiket sebesar $100 segera dilayangkan dan kena fine points!

Saat ini, aku masih punya 3 bulan lagi untuk ikut tes mendapatkan Provisional License, dan baru menunggu 18 bulan untuk mendapatkan status FULL License!
Sumpaah, ribet dan lama!
Tapi hikmahnya, aku banyak dapat ilmu baru, dan moga2 jadi disiplin dan taat aturan, gak bakal ada tuh main silep dan kompromi ama polisi dan aturan!

Monday, October 3, 2011

Herbs/Spices/Veggie



Gara-gara Candle Nut, akhirnya aku mencari dari berbagai sumber daftar bumbu masak, kue dan sayuran dalam bahasa Inggris.
Adzuki Bean = Kacang Beras Merah
All-Purpose Flour = Tepung Terigu (Protein Sedang)
Aniseed = Adas Manis
Angled Gourd = Belustru/Gambas/Oyong
Apple Vinegar = Cuka Apel
Banana Bud/Flower = Jantung(bunga) Pisang
Banana Leaves = Daun Pisang
Bamboo Shoot = Rebung Bambu
Beancurd Skin Dry = Kulit Tahu
Beansprout = Tauge
Black Shrimp Paste = Petis
Black Bead = Jengkol
Black Bean = Taosi
Bitter Gourd/Melon = Peria/Pare
Bottle Gourd = Labu Air
Bread Crumbs = Tepung Roti
Bread Flour = Tepung Terigu (Protein Tinggi)
Brown Sugar = Gula Coklat
Cake Flour = Tepung Terigu (Protein Rendah)
Candle Nut = Kemiri
Cashew = Kacang Mede
Capsicum = Cabe / Lombok besar
Cardamon = Kapulaga
Cassava = Ubi Kayu/Singkong
Castor Sugar / Superfine Sugar = Gula Kastor
Celery = Seledri
Celery cabbage = Sawi Putih
Ceylon Spinach = Gendola
Chinese Kale = Kailan
Chinese Spinach = Bayam Merah
Chinese Watercress = Kangkung / Ung Soy
Chayote = Labu siam
Chilli/Cayenne = Cabe /Lombok
Chinese Chive = Kucai
Chrysanthemum = Tungho
Cilantro = Ketumbar
Cinnamon = Kayu Manis
Clove = Cengkeh
Coconut = Kelapa
Coconut Milk = Santan Kelapa
Confectioners / Icing Sugar = Gula Halus
Coriander = Ketumbar
Corn = Jagung
Corn Starch = Tepung Jagung/Maizena
Cutchery / Lesser Galanga = Kencur
Cumin = Jintan
Curry Leaves = Daun Kari
Eggplant (Aubergine) = Terong
English Spinach = Peleng
Fennel = Adas
Fish Sauce = Kecap Ikan
Flowering Cabbage = Sawi / Caisim
Galanga = Laos / Lengkuas
Garlic = Bawang Putih
Giant White Radish (or Radish) = Lobak
Ginger = Jahe
Glutinous Rice = Beras Ketan
Grass Jelly – Cincau (kaleng)
Horseradish Tree = Daun Kelor
Jack Fruit = Nangka
Jicama = Bengkoang
Kaffir Lime (Leaves) = (Daun) Jeruk Purut
Indian Bay Leaves = Daun Salam
Lettuce = Salada
Lemon/Thai Basil Leaves = Kemangi
Lemon Grass = Sereh/Serai
Lily Flower (Dried) = Bunga Sedap Malam Kering
Lime = Jeruk Nipis
Lime Paste = Kapur Sirih
Lotus Root = Teratai
Long Bean = Kacang Panjang
Mushroom Tree Ears = Jamur Kuping
Mustard Cabbage = Sawi Hijau, Moster
Mung Bean = Kacang Hijau
Mung Bean Flour = Tepung Hunkwee
Mung Bean Thread = Soun
Nutmeg = Pala
Olive Oil = Minyak Zaitun
Oyster Sauce = Saus Tiram
Oyster mushroom = Cendawan, Jamur Tiram
Palm Sugar = Gula Merah / Jawa
Papaya = Pepaya
Peanut = Kacang Tanah
Pepper = Merica
Pickle = Acar
Quail = Telur Burung Puyuh
Pumpkin = Waluh, labu merah
Raw Sugar = Gula Pasir Coklat
Red Kidney Bean = Kacang Merah
Red-streak Bean - Kacang merah
Rice Flour = Tepung Beras
Rice Vermicelli = Bihun
Salt = Garam
Salpeter = Sendawa
Sator = Petai
Screw Pine Leaves = Pandan
Sesame Seed = Wijen
Sesame Oil = Minyak Wijen
Shallot = Bawang Merah
Shiitake mushroom = Jamur Shiitake
Shrimp (Dried) = Ebi / Udang Kering
Shrimp Paste = Terasi
Soybean = Kacang Kedelai
Soy Bean Paste (Preserved) = Tauco
Soy Sauce = Kecap Asin
Squash = Labu Kuning
Sugar Cane = Tebu
Sweet Soy Sauce = Kecap Manis
Sweet Potatoes = Ubi Jalar
Spanish Red Onion = Bawang Bombay Merah
Spring onion = Daun bawang
Star Anise = Pekak, Buah Lawang
Straw mushroom = Jamur Merang
Snake Gourd = Peria Belut
Snow/Sugar Pea, Pea shoot = Kacang Ercis, Kacang Kapri
Sweet potato = Ubi Manis, Ubi Jalar
Tapioca = Tepung Kanji
Taro = Keladi, Talas
Tamarind = Asam Jawa
Thai Eggplant = Terung hijau
Tofu = Tahu
Turmeric = Kunyit
Twisted cluster bean = Petai
Vinegar = Cuka
Water Convolvulus = Kangkung
Watercress = Selada air, kenci
White cabbage = Sawi, petsai
White Onion = Bawang Bombay
Winged bean = Kecipir, kacang botor
Winter Gourd Kundur, Beligo
Worcestershire = Kecap Inggris
Yam Bean = Bengkuang
Yeast = Ragi
Young Coconut Meat = Kelapa Muda


Monday, September 19, 2011

The Flowers Arrangement











En Masse turned out to be one of the best decisions we made in the planning process. The flowers arrangement were exquisite!. From the Cake to the Church aisle and of course, at the reception area. The flower girl's basket covered with banana leaves, and roses petals. Yellow-Orange Roses, Chartreuse Gladiolus, Rothchild Lilies and touch of Cherry Hypericum as center pieces. White Calla Lilies for Mom (She love it!), and Autumn's color of Lilies and Roses to my gorgeous bridesmaids. I had special requested to arrange white Lilies and orchid flowers into my hand bouquet, to dedicated for my late Mother who love those flowers to death.

The Garter


According to Wikipedia: There is a European wedding tradition for a bride to wear a garter to her wedding. As part of this tradition, towards the end of the remove his new wife's garter, which he tosses to the unmarried reception, the groom will male guests. The symbolism to deflowering is unambiguous. Historically, this tradition relates to the belief that taking an article of the bride's clothing would

bring good luck.[1] In the middle ages, the groom's men would rush at the new bride to take her garters off her as a prize.[2] As this often resulted in the destruction of the bride's dress, the tradition arose for the bride to
surrender articles of her clothing, which were tossed to the guests, including the garter.[1] Nowadays, the privilege of removing the bride's garter is reserved to the groom, while the bride will toss her bouquet.

Another superstition that has circulated is the male equivalent of the bride throwing her bouquet to the unmarried ladies. According to this superstition, the unmarried male wedding guest who successfully catches the garter will be the next man to be headed to the altar from the group of single men at that wedding. Traditionally, the man who caught the garter and the lady who caught the bouquet would share the next dance.[1]


In our wedding, the lucky single guy was Matthew Kurk and the lucky unmarried woman was Sante's mother, Joanne!

So, from Nova to me, me to Sante, Sante to Matt, and Matt to Joanne! What a beautiful circle!