LOVE BEARS ALL THINGS. BELIEVES ALL THINGS. HOPES ALL THINGS. ENDURES ALL THINGS. (Corinthians)

Sunday, August 23, 2020

Pandemic Birthday 2020!

 

I am going to quote one of my friends, who had a birthday last month, and said, "Jarig tahun ini gak keitung, I refuse to accept 2020!".

I feel you gal, celebrating a birthday during the Covid-19 pandemic? It's a challenge!.

This public health crisis is disrupting millions of once-in-a-lifetime events. From weddings, graduations, birthdays even funerals have been cancelled or they found an online - physical distance to do that. Some people, they missed those milestone moments.

Birthdays roll around once a year, and not everyone is blessed to wake up and enjoy life or live long enough to experience more of God's love.
 I have a lot of people in my life don't get to make it to this age. I've seen and have been affected by folks who have died very young (my late sister in her early forties and and my brother on his early twenties).

This year, after two years I passed my half-of-century, I am (still) choosing to focus on all the things I have to be grateful and know that they are what really matters most.

Here are Fifty-two (52) of them:

1. Jesus Christ is my savior, my hope and center of my life.
2. My loving and caring husband of ten years.
3. My faith that has grown not as big as the mustard seed yet but surely bigger than it used to be.
4. The right people HE has brought into my life who are helping me realize and acknowledge my purpose of life.
5. A sturdy roof over our head.
6. A cozy home and the grass is always greener than our neighbors (thanks husbabe!).
7. My red-hyunnay (that's i name her) - took me daily to everywhere.
8. My job and people that I work with everyday.
9. Food on the table every day.
10. Health and wellness (Pacemaker needs to renew next year).
11. Mother-in-law is like a mother to me.
12. Sis-in-law and her family.
13. Aunts and Uncles that are always there for me.
14. Fabulous Cousins and Second and Third Cousins ( I am count of youuuu)
15. Church Family and Prayer Team.
16. My bi-weekly online Women Ministry and Sunday School (Kudos to Zoom).
17. Manadonesse Friends in DMV Area (Matuari - Torang Samua Basudara).
18. Close and Closest Friends - (ManadoMafia, Bhazchattas&Outsiders, The Silvers, Dinoers, Lunchies, XPEYO84, Kartini, DB35, The Rex87, AAF(girl-gang-besties) - all in WAG).
19. New Friends - all cherished.
20. My amazing girl friend(s) like sister to me - You know who you are.
21. Memories and photographs of long-gone immediate family and relatives, much missed!.
22. Old Traditions (still carried-on - Christmas and Easter).
23. New Traditions (Thanksgiving, Fourth of July).
24. WGTS 91.9FM (My commute friend).
25. Internet and Wi-Fi.
26. Google Nest Mini (2nd Generation).
27. Smartphone (oh, with all those Apps!)
28. Zoom Account (Fifteen bucks per month, can save lots of people's life).
29. Essential Oils (Endoflex & Peppermint from Young Living are the best).
30. Yoga Pants or/and jegging.
31. Changing Seasons (always excited to the next one).
32. Amazon Prime (Video, Book and Unlimited Music).
33. Ibu Campbell (She is satisfied my tongue and my kitchen)  
34. My resilience in facing challenges, and the will to move on.
35. My Nieces, Nephews and God children.
36. To people who always have creative fantastic ideas in Pinterest.
37. To people who always inspired me day by day in IG.
38. Starry Nights, moon, sun, snow, I admired all.
39. Birds singing, crickets and fireflies.
40. Annual and Perennial Flowers.
41. Breathing fresh air and Rain drops!.
42. Social Media  that I can engage with family and friends from all over the world.
43. Songs that bring back wonderful memories (thanks iTunes).
44. Random acts of kindness.
45. The convenience of online shopping.
46. Trevor Noah, Jimmy Fallon & Ellen DeGeneres!
47. Food Trucks  -  Java Cove, pemirsa!
48. Waze (I'll be lost without it).
49. Vision 20/20, being able to view the world's beauty.
50. Tears, sometimes when there are no words to say, tears express how we feel.
51. Pain, without pain, it would be difficult to appreciate life's joy.
52. God's love unconditionally and everlasting!

Let me pray:
Thank you for every blessing my dear Lord
YOU breathed life into my soul, and YOU chose me to live.
n this journey called life.
YOU are always there with me.
I feel your presence in joy and laughter, during difficult days, even sorrows.

All of the gifts that I've received,
I hold the gift of YOUR love, closest to my heart.
All the friends that I've known, I cherish, 
Above all, YOUR companionship.

I ask only that YOU walk with me,
and guide me to follow YOUR faithful way,
Forgive me when I fail You, Lord,
and help me to forgive others.

Grant me strength in mind, body and spirit.
And when it's time, lead me home.
To the everlasting life prepared by YOU.
Amen.

Red Velvet with DIY Daisies & Baby Breath

Red Roses and Baby Breath.

Why not Balloons?!


The color of 2020!


Happy birthday to me indeed! 





Sunday, March 27, 2016

Sacrifice!


Checking Facebook first thing in the morning, hampir setiap jam diantara waktu kerja, dan sekali lagi cek sehabis gosok gigi sebelum tidur mungkin bukan cara yang terbaik to use of my time. Menghabiskan banyak menit bahkan jam di depan Facebook buat aku, bukan karena malas, atau gak ada kerjaan, but because of the twin combination of wanting to know things first, and wanting to be seen to know things first. Bisa aja dari funny video-nya “Ellen the Degeneres Show,” – my fave day-time show yang nggak bisa ditonton karena aku kerja, dan gak bisa di cari di Xfinity, atau laporan terbaru mengenai presidential candidates, ataupun berita dari penjuru dunia, terutama dari dan perihal Indonesia – Aku bukan saja punya keinginan untuk tahu saja, tapi maunya jadi orang pertama yang tahu, I also have the desire to be the one to share them first, kadang-kadang tanpa di cek dulu, enggak tau nya berita itu HOAX alias bohong belaka!
I know, this is not bad habit or addiction that harm my body.

Jangan salah, I admitted Facebook has its place in my lives as a useful tool! Salah satu cara yang mudah untuk mendekatkan my family back home town and friend’s yang tersebar seantero dunia, menemukan kembali sahabat yang menghilang lama sejak dari SD dan yang terpenting adalah mengirimkan nice wishes and prayers on their birthdays, graduations or anniversaries, bias juga promote valuable causes and spread encouraging words and fun. Tapi, aku jadi inget Mamaku pernah berkata saat aku tergila-gila nonton DVD  back to back serial moviesFriends, SITC, Mandarin soap opera “It makes a good servant and a bad master”, artinya kira-kira, kita tuh harus jadi boss dan kita yang pegang kontrol.

Tahun ini, untuk pertama kalinya aku benar-benar ingin menjalankan dan menghayati Lent – masa pra paskah itu. Bagi umat katolik – latar belakang dari suamiku, mereka telah menjalani hampir tiap tahun dimasa hidupnya. Aku baru tahu - Lent as a season of conversion! Kita bisa berubah dan lebih fokus dan mengarahkan hati dan pikiran kita terhadap Tuhan. Giving up something for Lent is ultimately a form of fasting. We can deprive ourselves of some small pleasure or indulgence and offer that sacrifice up to God. Sesuatu yang sangat kita nikmati tapi kita dapat korbankan buat sementara waktu, aku rasa itu bisa jadi makna pengorbanan.

Menghentikan sebuah “keinginan atau hasrat”, meskipun sementara, dapat membuat kita mengerti dan menghargai arti sebuah “pengorbanan”. Pengorbanan yang dilakukan Yesus Kristus sampai menyerahkan nyawaNya untuk menghapus dosa-dosa kita. Semogapun akan berbuahkan hal yang positif dalam menjalani kehidupan ini, meskipun itu sangat kecil.

Paling enggak, selama kurang lebih sebulan ini berkurangnya waktu buat jari-jari ini menari -scrolling on my phone, less time being distracted; then less time spent wondering how I was coming across to other people. But most of all, I am interested in the insights I will have after this massive overhaul of my daily routine!.

Happy Easter!






Thursday, February 28, 2013

Lupa Password??

Susah yah digital age gini, semua pake password, susahnya itu untuk mengingat semua. Mungkin hanya Suamiku yang punya daya ingat tinggi dan tidak perlu mencatat semua password yang dia punya. Emang sih gak banyak, karena dia bukan social-media person. Dia hanya punya password untuk PC rumah dan kantor, e-mail kerja dan 2 personal e-mails juga iPhone dan VoiceMail-nya, dan alarm rumah.

Sementara aku punya kurang lebih 20 passwords! Hahaha
Dari mulai ATM, barang-barang gadgets, soc-med, applications dari iTunes sampai on-line shopping.
Aku juga punya list semua password yang beda-beda dan ditulis di notebook, bukannya di Ipad! Yah gimana mau buka kalo password Ipad nya aja lupa.

Ada temen yang Facebook nya ganti melulu karena ternyata dia lupa password-nya! Ada juga yang entah bikinnya terlalu mudah, sering kena hack. Dan cara untuk menghindarinya adalah sering-seringlah ganti password.

Tahun lalu, ada survey buat pengguna internet di Amerika mengenai nama password yang mereka gunakan. Berikut ini beberapa yang dinilai paling lucu dan bego!:
1. Password ~ Entah cari gampangnya aja biar gak lupa atau mungkin ini buat email Hotmail dan sejenisnya yang produksi era 90-an.
2. Password1 ~ Banyak pembuatan password meminta untuk memasukkan angka, tapi dari sembilan angka, lha koq pilihnya 1!
3. Namanya sendiri ~ Hellooo, is it me your looking for?
4. 12345678 ~ Emang sih beberapa website meminta: Your password must be a minimum of eight characters and must contain at least one number. Lha ini angka semua!!
5. Welcome ~ Masa mesti ada ucapan selamat datang setiap kali mau masuk "halaman" sendiri? Haha..

Yang paling lucu si WillFerell baca twitter-nya soal password.








Adalagi seorang pria yang kaget pas dia memasukkan password-nya!

Mestinya password yang bener adalah seperti Underwear jangan diumbar, cuma kita sendiri yang tahu dan harus sering diganti! Moga-moga terhindar dari para penjahat digital yang beredar banyak diluar sana.

Wednesday, February 20, 2013

Berpacu dalam Jantung

Awalnya aku didiagnosis Supraventural Trancydral atau SVT, ada 'kabel' yang tidak berguna nempel deket 'kabel' normal di area jantung, gak sampe membahayakan hidup sih. Ini bawaan lahir, dan karena usia makin bertambah kabel yang gak normal ini, makin bergairah dan berdenyut gak karuan. Serangannya datang tiba-tiba, saat aku menunduk atau meraih sesuatu barang yang letaknya lebih tinggi. Denyut jantungku bisa hampir sama dengan pelari yang sampai digaris akhir 200-240beat per menit. Dadaku sampai sakit, agak sedikit pusing tapi akan hilang begitu saja saat aku berbaring terlentang selama kurang lebih 30-45 menit. Kadang- kadang aku masih dapat cuek melakukan kegiatan seperti biasa. Apabila aku lari atau bersepeda statis, sanggupnya hanya sampai 20 menit dengan kecepatan biasa, selebihnya aku merasa capek dan ngos-ngosan.

Sante, suamiku aja yang greget, lalu dia membuat appointment dengan Cardiologist. Waktu diperiksa melalui EKG (Electrocardiogram), dan treadmill nampaknya normal. Dokter memberikan alat berupa heart monitor, yang ditempel dibadan selama 24 jam. Eh, di jam yang ke-20 serangan itu datang, jadi rekamannya ada. Si Cardiolog ini refer aku ke Dr. Asser Alexander, MD seorang Cardiology dan Clinical Cardiac Electrophysiology. Sebelum ketemu, kami melakukan background check. Di jaman digital gini kita justru dianjurkan untuk mencari informasi sebanyak mungkin dokter yang diinginkan, dari usia atau ada catatan buruk maupun review dari pasien yang lain. Kaya milih restoran ajah!

Jadilah kami ketemu dokter Asser (40th) after Christmas 2012. Aku dan suamiku sepakat mengatakan dia sangat pintar dan komunikatif. Ada lho yang pinter tapi susah berkomunikasi, ada juga yang cerewet dan komunikatif tapi gak ngerti apa yang diomongin.
Anyway, berdasarkan diagnosis bahwa aku mengidap SVT, dia bilang bahwa "kabel bercabang" tersebut bisa dihilangkan. Caranya aku dibius lalu dia akan memasukkan alat melalu pembuluh darah Vena dari pangkal paha. Lama prosedurnya juga gak sampai 1-2 jam, dan aku gak akan perlu nginap di rumah sakit. Akhirnya kami sepakat jadwal prosedur diawal bulan Februari.

Seminggu sebelum operasi, aku diharuskan untuk blood work, sampai 4 tubes darah diambil dari tubuhku, untuk memastikan kadar gula dan oksigen dalam darah cukup normal, juga aku tidak sedang hamil sekaligus aman untuk dibius :D
Beberapa hari dari jadwal operasi, mereka post-poned karena Dokter akan menangani pasien yang lebih serius. Okelah, toh aku tidak urgent banget!

Pada hari H, sejak dari midnight aku puasa dan masih diperiksa darah lagi, karena blood test sebelumnya sudah lewat 2 minggu!. Di ruang persiapan operasi di Adventis Hospital Washington, dua perawat melakukan interview. Padahal aku tahu, file mengenai keadaanku ada ditangan mereka. Entah mereka ingin memastikan aku dalam keadaan sadar dan jujur. Lalu mereka minta aku menanggalkan semua pakaian dan menggantinya dengan daster!.
Suamiku ditinggalkan dalam ruang tunggu dengan kunci locker dari barang2ku.

Kemudian aku dibawa ke ruang operasi, Sante diajak ikut sampai depan pintu, dimana aku diserahkan pada perawat lain yang akan membantu dokter diruang operasi. Disitu mereka memasang cairan infus biar aku tidak dehidrasi. Setiap tindakan yang mereka lakukan, dalam hal ini perawat, selalu mereka jelaskan, makanya aku jadi ingat dan tahu. Hey, this is my first surgery in my whole life. Selama hidupku aku tidak pernah sakit parah yang mengharuskan operasi atau nginap di rumah sakit, Thank God!.
Dokter Asser menemui kami lagi, menjelaskan ulang prosedur operasi dan selanjutnya, aku diminta menandatangani dokumen prosedur mereka secara tertulis juga penjelasan mengenai sedative atau happy juice.

Sante menanyakan if i got nervous or scare, and I said not at all!.  Tentunya aku berdoa dalam hati.  Setelah ciuman panjang dan menyerahkan kacamataku, akhirnya aku dibawa masuk ke dalam ruang operasi. Di sana aku ditempelin pad yang dingin di bagian belakang untuk menyesuaikan keadaan suhu tubuhku dan EKG monitor di seluruh bagian depan dada dan masker oksigen. Dokter bagian anastesia datang chit-chat bentar dan dia bilang here come the happy juice! Selanjutnya aku gak sadar ajah!

Pas sadar aku udah berada di ruang ICU (Internal Care Unit). Ternyata proses operasi tidak berjalan bagus. Dokter berhasil memotong 'kabel yang tidak beguna' itu, tapi entah kenapa, dia susah juga menjelaskan, bahwa kabel yang normal juga ikut kepotong!!. Alhasil, denyut jantungku drop dibawah normal. Normalnya adalah antara 60-100beat, dan aku sampai 40!.

Namun dia memberikan solusi untuk dipasang Pacemaker atau alat pacu jantung. Alat ini, semacam baterei dan diprogram secara computerize untuk memacu jantung berdenyut secara normal. Dokter memberikan waktu semalam, untuk melihat apakah ada perubahan.
OMG, I was cried and very upset, apalagi menerima kenyataan bahwa aku harus nginap di rumah sakit dan suamiku harus pulang rumah!. *drama banget sih...

Aku gak bisa tidur semalaman, karena perawat bolak-balik ngecek keadaanku. Tiap jam secara otomatis alat pengukur tekanan darah yang menempel dilenganku menggembung, belum lagi bunyi alarm dari EKG monitor kalau aku bergerak dikit. Dua shift perawat yang merawatku baik banget, mereka dari Filipina dan Pakistan. Sepanjang malam suasana ICU kaya ASEAN conference, banyakan asal negara dari para perawat.

Besok pagi-pagi, Sante datang setelah dia riset kecil tentang Pacemaker dan meyakinkan aku: bahwa lebih dari 3 juta orang di dunia diselamatkan hidupnya melalui Pacemaker. Memang kebanyakan adalah orang tua dan wanita, tapi banyak juga anak-anak dan remaja. So finally, I am ready! 
Kemarin sore, aku hanya minta teh manis dingin dan makan roti aja, dan aku harus puasa lagi! Sementara jadwal oprasi-nya jam 12 siang.

Prosesnya sama, dan waktu operasi kurang lebih 3 jam. Jadi dokter membelah kulit dibawah tulang belikat, lalu menempelkan Pacemaker yang berukuran sebesar jam tangan pria dan menyambungkan kabelnya (leads) itu ke jantung.

Jam 3 lewat, saat aku buka mata dan melihat Sante berada disisiku. Aku berada di ruang pasca operasi, dimana mereka akan melalukan X-Ray, memastikan Pacemaker itu terpasang bagus dan kebelnya tidak menganggu paru-paru. Sesudah itu aku dibawa ke ruang biasa untuk nginep semalam. Kali ini bener-bener aku haus dahaga dan lapar luar biasa, dan makanan rumah sakit tetep aja gak selera, untung tidak ada pantangan diet. Aku tidak dibiarkan meninggalkan tempat tidur, karena masih pengaruh obat bius.

Besok harinya, sehabis lunch time, aku di release pulang dengan dokumen dos and don'ts. Antara lain tidak boleh mandi atau berendam selama 3 hari, no sex for 2 weeks, light activity, no driving 2-4 weeks!.

So here I am, sangat menyambut anggota baru tubuhku dan membiarkan dia memacu jantungku. Sudah hampir seminggu, lukanya masih terasa sakit, tangan kiripun masih sakit diangkat apalagi sampai sejajar bahu, katanya butuh sebulan untuk sembuh total. Setelah itu, aku bisa beraktifitas biasa, bahkan akan terasa seperti muda 20 tahun. WooHoo...can wait!

Akupun langsung bergabung dengan Pacemaker Club secara online, dan mendapatkan informasi bermanfaat. Sebelumnya aku telah ditemui oleh representative dari Pacemaker manufacture untuk memastikan beroperasi dengan sempurna dan dibekali dengan ID. Puluhan tahun lalu produksi Pacemaker tidak aman untuk peralatan rumah tangga seperti Microwave, Radio atau Speaker. Tapi sekarang, atas kemajuan teknologi semua kendala itu teratasi. Kecuali saat pemeriksaan metal detector di Airport, aku hanya tinggal menunjukkan ID dan terutama saat MRI (Magnetic Resonance Imaging) Scan tubuh dan otak. Amit-amit sih, semoga aku gak akan melewati proses itu.

Sunday, May 6, 2012

May the 7th

Hari ini Meyda, adikku perempuan satu-satunya berulang tahun, usianya dibawah 2 tahun dari aku.


Berada kejepit antara aku yang tertua dan adikku laki-laki, dia kadang menjadi kagok. Perhatian orang tua kita tertuju padaku dan adikku laki-laki yang memang lebih membutuhkan perhatian "khusus", rada bandel soalnya!


Meyda tumbuh menjadi orang yang pasif, pendiam, dan cenderung pemalu, juga sabar dan pengalah tapi paling susah mengambil keputusan, banyak miripnya dengan almarhumah mama.
Sifat kami berdua bagai siang dan malam, aku cenderung aktif, agak agresif dan sangat initiatif tapi relatif sih, tergantung mood juga. Aku juga lebih gaul, suka adventure, berani mencoba hal-hal baru dan kadang nyerempet bahaya.


Sewaktu kecil, seringkali kita berantem sampai papaku menghukum kami berdua dengan mengurung dalam WC pembantu!!. Masalah berantem kadang sepele, dari barang-barang mainan, peralatan sekolah atau baju. Aku orangnya cenderung selfish dan mau menang sendiri. Barang milikku tidak boleh dipakai atau dipinjam, tapi kadang aku seenaknya menggunakan barang2 adik2ku. Curang banget yah?!


Satu hal yang kami yakini bersama adalah ajaran orangtua yang selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap hal. 


Saat Meyda lulus kuliah, dia hijrah ke Jakarta dan merintis karirnya. Setahun berikutnya, papaku pensiun dan kena stroke, akhirnya dia balik lagi ke Manado. Bersama mama dia membantu merawat papa. Ada saat-saat dia bosan karena sulitnya mencari pekerjaan dan harus stand-by karena papa beberapa kali harus di opname lama dirumah sakit. Sementara adikku laki-laki kuliah di Bandung dan aku kerja di Jakarta.


Setelah papaku berpulang, yang tak lama diikuti oleh adikku, Meyda masih berkelut dengan Mama yang kesehatannya menurun. Satu bulan aku unpaid-leave dan tinggal di Manado ikut merawat mamaku. Aku menyaksikkan sendiri, saat itu Meyda berada di puncak karirnya dan perhatiannya terbagi pada mama. Biarpun kami memiliki seseorang yang khusus menjaga mama dan perhatian dari orang tua, kakak-adiknya, tapi keadaan mama membutuhkan penangana khusus 24 jam. Dan akupun angkat jempol, karena Meyda begitu telaten dan handal menghadapi Mama.



Saat Mama berpulang ke rumah Tuhan, dia yang begitu tegar tapi akhirnya menangis sambil meratap. Aku sempat memarahi dan mengingatkan saat kita dan mama kehilangan papa dan adikku. Tak ada ratapan!!. Seorang tanteku bilang bahwa begitulah cara dia mengekspresikan emosinya. Cuman, aku tetap berprinsip bahwa itu bukanlah cara orang beriman menunjukkan emosinya.


Apart from a set of parents, we've shared some of the most precious moments in our lives. With each passing year on your Birthday, these vivid memories just keep getting stronger in my mind. I make a wish to God today that these memories never fade out. On your special day today, let's recount the memories that we've shared in our childhood, hoping that our bond never weakens. You're my blood sister and nothing in the world can change that! Wishing you a very happy Birthday sister! I Love you!

Sunday, April 22, 2012

Are you happy?

Kalo datang saatnya bete, entah itu karena berantem hal sepele, atau emang emosi jiwa bawaan datang bulan pasti aku bakalan diam berjam-jam dan susah diajak ngomong. Suamiku yang coba membujukpun gak bakalan mempan. Kata-katanya sanggup membuat airmataku makin tercurah. Bujukannya dari: Babe, this is my fault, I am really sorry, bla bla...sampai kata-kata: Do I make you not happy?!.


Lalu aku jadi bertanya dalam hati: Am I happy?.

Anak sebatang kara, tinggal punya seorang adik kandung, sahabat-sahabat lamaku dan saudara jauh dimata pula. Kerjaan dan banyak kemudahan tinggal di tanah air, adalah yang paling banyak menyebabkan aku sedih dan kangen tak terkira. Terus jadi mikir, alangkah bahagia dan mudahnya hidupku dulu, dikelilingi keluarga dan sahabat. 

Beberapa hari lalu, aku menerima BBM dari tanteku bercerita tentang istri dari John Calvin Maxwell seorang Evangelical Christian author, speaker, and pastor who has written more than 60 books, primarily focusing on leadership. Setelah suaminya usai jadi pembicara, istrinya ditanya, apakah John membuat dia bahagia. Dan dia menjawab TIDAK!
Happiness is not a given. Its a choice. We get to decide!

My husband is the best thing ever in my life. Dia baik hati, rajin banget dan pekerja keras, jujur, terbuka apa adanya, sensitif, gak pelit tapi penuh perhitungan, penolong, gak pencemburu, funny dan banyak hal positif yang aku dapat darinya. Tentu saja itu membuat aku bahagia.

Namun aku sadar bahagia yang hakiki itu harus dari dalam diri kita, kuncinya hanya bersyukur setiap saat, apa yang kita miliki dan hadapi, serta melihat sesuatu dari sudut positif. Jangan pernah menghitung hal buruk yang pernah terjadi, sedang atau akan terjadi. 

Orang lain, saudara, sahabat bahkan suami-istri, bukan orang-orang yang bertanggung jawab atas kebahagiaan kita. Kita sendirilah yang memiliki kuasa untuk menyetir ke arah bahagia. Tentu saja peran dan kehadiran mereka cukup menunjang, cuman kitalah yang sanggup memainkan pikiran dan perasaan bahagia itu.

Thanks to teknologi, internet and smart phone, dimana aku bisa mendapatkan cerita-cerita terbaru bahkan ledekan khas dari sahabat-sahabatku yang jauh ditanah air.
Aku juga mendapatkan teman-teman baru dari lingkungan kerja dan gereja yang masih membutuhkan waktu yang banyak untuk menaikkan level mereka menjadi sahabat. Sekarang aku memiliki keluarga baru, pekerjaan dan hal baru setiap hari memperkaya pengetahuanku.

Aku jadi inget sahabatku dulu suka ngomong BITERHAMEN, buat orang-orang yang muna', yang artinya BIbir TERtawa HAti MENangis! Well, aku juga gak mau jadi seperti itu. Pengennya sih jujur aja, sedih sesaat itu manusiawi koq, menangislah. Yang penting sesudah itu, move on and be happy!!

The secret of happiness is to count your blessings....(William Penn)

Sunday, March 4, 2012

P.e.t.s (1)

Kecintaan pada anjing dan kucing atau hubungan mereka dengan manusia banyak menginspirasi insan Holywood hingga menuangkannya dilayar lebar. Dari Scooby-Doo, Lassie, Benji, Beethoven, Air Bud, 101 Dalmations sampai dengan Marley and Me. Semua itu film favoritku dan aku bisa nonton berkali-kali, dari yang ketawa sampai nangis tersedu-sedu, padahal udah hapal banget jalan ceritanya.

Aku ingat pas masih kecil, kami punya anjing namanya Bleky, badannya gede dan bulunya hitam semua, kecuali telapak 4 kakinya yang putih. Tapi waktu itu, orang tua kami memberi "jarak" bergaul dengannya. Bleky gak boleh masuk kamar tidur atau duduk di sofa. Mungkin karena dia kutuan, padahal kami suka rame-rame memandikan seminggu sekali dan menabur bedak Doris. Bleky tidurnya di garasi, dan waktu itu anjing memang buat jaga rumah. Makanannya dimasak, antara campuran nasi dan ikan atau nasi dan tulang babi/sapi. Kami sekeluarga juga suka mengajak Bleky berenang di Pantai Tasik Ria, kayanya dia gak perlu belajar, langsung tau aja tuh berenang, sementara kami dulu masih pakai pelampung. Bleky meninggal karena uzur dan sakit, gak kepikir untuk dibawa ke dokter.

Perlakuan hewan peliharaan (Pets) disini layaknya manusia, bahkan dijadikan bagian dari keluarga. "Come to Mommy, my boy" or "Go to daddy" itu perintah atau ajakan dengan gaya baby talk buat anjing dan kucing. Tak jarang mereka juga ikutan tidur di tempat tidur, travelling, atau ke Mall. Obama aja gak sungkan membawa Bo, anjing Portuguese water-nya ke PetSmart naik limo kepresidenannya.

Ada teman cerita, begitu dia pulang rumah setelah beberapa hari business travelling, yang paling excited menghujani ciuman kegirangan si Bella, anjing Pomeranian mereka daripada sang istri dan anak remajanya. Tak jarang mereka menamakan anjing atau kucing dengan nama orang atau after loved one yang udah meninggal. Iparku menamakan Nico anjing Shih Tzu dari om favoritnya, si Rocky, Chihuahua tetangga kami karena mereka suka Rocky di petinju dan SharonS (sengaja pake 'S') adalah nama dari anjing Yorkshire Terrier teman kami Dave, bujangan yang mengidolakan Sharon Stone. Organist di gereja kami menamakan kucing Siberian-nya Winslet, yang dia peroleh saat film Titanic booming dan diperankan Kate Winslet. Ada pasangan kucingnya Leonardo, sayang meninggal duluan. Lho koq persis kaya di film?! Haha....


Living cost buat pets lumayan tinggi, dari makanan kaleng, litter, shampoo khusus, kunjungan ke Vet setiap 3-4 bulan sekali, vaksinasi, general check-up, mulai dari berat badan, tekanan darah, jantung, pendengaran-penglihatan, belum lagi buat manicure dan potong rambut, dan lain-lain.

Kami punya kucing Persia, Mr.B, usianya 14 tahun, kalo dikonversi ke usia manusia, sekarang dia berusia 72 tahun. Matanya yellow terang jreng, warna bulunya abu-abu tebal sekali. Setahun dua kali kami memangkas sampai cepak. Makanan kalengnya disimpan di lemari khusus, dikasih 2X sehari, menunya sampe 7 jenis, ada Tender Beef, Liver, Chicken dari yang Grilled, Gravy, Marinated. Belum lagi Treats/Cemilan Tuna dan Skinless Chicken yang punya nutrisi dan low fat katanya bisa buat kesehatan jantung dan penglihatan. Total pengeluaran dia selama setahun bisa abis $2000-3000!

Mr. B sangat manja dan manis, gak pernah main keluar rumah dan kalau lapar, pasti dia hanya merengek-rengek halus, lalu stand by di tempat makannya. Kadang-kadang dia kena "hair ball" karena suka ngemil rambutnya sendiri, akibatnya dia malas makan. Tapi Mr.B suka cari akal, makan daun palm, yang membuat dia "throw-up". Kata suamiku dulu dia sangat lincah, bisa melompat sampai ketinggian 3 meter. Sekarang dia udah tua, banyakan ngumpet sambil tiduran, kami harus mencari dan mengajaknya duduk untuk dielus-elus. Mr. B paling doyan berjemur kalau ada matahari dari jendela. Dinihari, dia pasti menyelinap dikamar tidur kita, dan diam diantara kaki kami berdua. Dia pasti latah begitu alarm berbunyi, ikutan nyahut juga, sekalian ngasih tahu kalau dia itu mau pipis, wuaahh ribuut banget dah!


Dulu, aku juga sangat dekat dengan anjingnya sahabatku, Doggie!, dari pertama kali Doggie ditemukan di kawasan Menteng, sampai dibawa beberapa kali vaksin di Ragunan. Ikut menyaksikan saat Doggie dapat mens pertama, selalu tak lupa menyisakan tulang-tulang sehabis makan di Sup Sum Sum Blok A. Aku juga ikut mengantar dan menjemput dari rumah sakit hewan waktu dia operasi kandungan.
Jadi kangen snuggling ama Doggie, apalagi kalau dia habis mandi dengan shampoo beraroma lavender. Kabarnya Doggie sekarang harus diet karena obesity.

Sayang sekali, banyak juga orang yang sakit jiwa dan melampiaskan kemarahannya dengan menyiksa pets-nya. Mereka di abuse oleh manusia-manusia tak berperikebinatangan, sampai membuat hewan-hewan tersebut cacat. Di koran dan di TV disini sering ada iklan dengan menampilkan wajah anjing atau kucing dengan pandangan menyayat hati dan keliahatan sangat traumatik. Endorsement dari Sarah McLachlan dan lagunya Angel, meskipun beberapa kali udah ngeliatnya, tetep aja aku terharu biru.  Iklan dari ASPCA tersebut minta donasi buat shelter/tempat penampungan atau untuk mengadopsi.

Beagle Puppy

Miniature Schnauzer
Pengen juga berpartisipasi dengan mengadopsi anjing yang cutie kaya Beagle puppy atau Miniature Schnauzer yang hypoallergenic, tapi kami masih punya kucing dan pengen punya baby beneran dulu ah!
I promise, I'll be part of this circle, one day!




Wednesday, February 15, 2012

Valentine's Day

Jadul, menjelang Valentine's Day, aku udah sibuk siapkan karton pink, pita, lem, spidol gold atau silver, dan pernak-perniknya berkreasi membuat kartu sendiri. Pas hari H, kartu itu dibagikan atau tepatnya tukeran dengan temen-temen sekelas. Akhir tahun di SMA, kita rayakan dengan party. Kebetulan ada temen yang punya restoran, tinggal kita urunan buat makanan. Serunya, hampir semua datang sesuai dress-code: baju pink, termasuk cowo-cowonya!
Acaranya; break-dance, slow dance dan group dance dan tentunya pemilihan the best couple. No Alcohol  tapi meriah aja tuh.

Sekarang, anak SD udah ngerti dengan Valentine's. Mereka membawa kartu dan coklat ke sekolah buat dibagikan buat temen dan guru-guru. Pulang sekolah, sang mama yang nikmati coklatnya.

Di Amerika sendiri, menurut survey mereka membelanjakan sebesar $17,6 billion buat Valentine. Kalo gak percaya klik aja kalimat berwarna biru. Angka ini lebih banyak dari Halloween dan dibawah sedikit dari Natal! WOW!
Memang masih jauh dari total harta Angelina Sondakh dan bisa beli 2 pesawat buat SBY!

Rata-rata seorang pria belanja sekitar lebih dari $100. Mereka membeli bunga, kartu, boneka, coklat, makan malam, lingerie dan jewelry. Tak jarang mereka memanfaatkan momen Valentine buat melamar kekasihnya. Anak-anak dan remaja juga membeli coklat dan kartu buat dibagikan ke teman, orang-tua, kakak-adik, oma-opa dan guru-guru mereka. 
Kelihatannya hari Valentine seakan kesempatan buat pria memanjakan kekasih ataupun istrinya. Di pojok jejeran jualan kartu, banyakan terlihat buat Wife sedangan pilihan Husband sedikit, haha. Kelimpungan juga aku harus cari buat suamiku.

Valentine's Day tahun ini adalah yang kedua setelah kami menikah. Tahun lalu makan malam dan kalung bentuk hati adalah hadiahnya. Kali ini aku dapat jadwal untuk menjalani prosedur endoscopy. How cute, huh?!. Malam sebelumnya, ST memberikan bunga Red Roses dan Asiatic Lilies, cincin dan 2 buah kartu. Dia punya kebiasaan memberikan 2 kartu, rasanya dia butuh buku untuk mengungkapkan perasaannya!. Padahal kata-kata di 1 kartu aja udah membuat aku melted!. Pagi harinya dia ijin kerja dan mengantarkan aku ke dokter, sejak malam aku puasa dan terus diingatkan: No Water, No Cappucino, No Ciggy!. 

Dia menunggu selama 3 jam sementara aku menjalani endoscopy, pake dibius segala pula!. Usainya, aku dibawa pulang dan masih keliyengan tanpa napsu makan.
Kita take away makan siang, dan aku cuma bisanya makan sup wonton, karena tenggorokanku masih susah nelen. Perhatian dan kasih sayangnya...., are the best Valentine's Day celebration ever!!

Aku juga setuju ungkapan tanda cinta gak perlu dengan materi atau nunggu sampe Valentine's Day. Aku dan suamiku tiap hari rutin bertukar kisses 2x pagi, bangun dan berangkat kerja juga 2x malam, pulang kerja dan sebelum tidur, dan tentunya kata-kata ILY. Ciuman sepintas dan ucapan thank you rasanya manis didengar, setelah salah satu kita bantu untuk memberikan remote control, menaikkan heater atau menggantikan handuk lama. Pandangan serius dan kata-kata sorry setelah kita berbuat atau berkata sesuatu yang bodoh dan tak sepantasnya, buat aku adalah cinta.

Bersyukur untuk sesuatu yang kita alami dan lalui, untuk semua yang kita miliki adalah cinta. Cinta yang kita sampaikan buat Tuhan, sumber kuat dan murninya Cinta. Kita hanya perlu melebarkan misi dan menebarkan cintaNYA, buat suami, istri, anak, orang tua, kekasih, sahabat, tetangga, rekan kerja, bahkan orang yang kita temui di jalan.

Thank you dan Sorry bila kita berikan sungguh-sungguh, sanggup menyejukkan hati penerimanya, dan rasanya indah dicintai. Hope we all in spirit to spread the love! Happy Valentine's Day!


Tuesday, February 14, 2012

Whitney Houston

Akhir tahun '80an sampai 2000an, tembang-tembang Whitney Houston merajai kancah permusikan dunia, dan ikut mewarnai kisah kasih dan perjalanan masa remajaku. She was really grew-up with me!


Kematian mendadak Whitney Houston membawa anganku kembali saat lagu-lagunya berjaya. "Saving All my love you" dan "How will I know" juga "Greatest Love of All" albumnya yang dirilis tahun '85. Kasetnya dibolak-balik side A-side B, didengerin sambil berasa romantis, kangen ama pujaan hati yang aku tinggalkan di kota lain. Lagu-lagu itu juga yang ikut meramaikan saat kita camping atau jalan-jalan ke luar kota bersama temen-temen SMA. 


Memasuki masa kuliah —"I Wanna Dance with Somebody","So Emotional" "I'm Your Baby Tonight" menemaniku. Aku ingat, karna jadwal kuliah siang, hanya aku sendiri dirumah, kaset "I'm Every Woman" di puter kenceng2 dan aku dance serasa jadi Super Star!. Lagu riang ini tak jarang jadi opening, saat aku siaran di Radio Memora, bikin semangat dan menebarkan keceriaan buat pendengar. Kadang kalo pulang kuliah,kita suka milih-milih mikrolet yang puter lagunya Whitney pasti langsung naik, dibandingkan Dian Pisesha yang mendayu-dayu, ogah deh!. Hey, loud-speaker di mikrolet-Manado bisa di denger dari jarak 50 meter lagi!!


Kemudian lagu-lagu syahdunya kaya "Where Do Broken Hearts Go "Didn't We Almost Have It All", lagu "One Moment in Time", juga menemani saat aku siaran radio malam hari, juga buat orang yang pengen relax. Lengkingan suaranya tetap indah buat Whitney, mau nyanyi sendu atau rancak!


Aku nemu klipingan, saat koran lokal interview dan memuat profil kegiatanku siaran di Radio. Aku dengan gamblang bilang penyanyi favoritku adalah Whitney Houston!!

Memori manis dengan lagu-lagu WH masih mengikuti jalan hidupku, tahun '92 kelar kuliah, aku pindah Jakarta, dan munculah film The Bodyguard. Akupun menonton dengan pacar tersayang. Soundtrack lagu "I Will Always Love You" gempar dan menggema dimana-mana. Ironis-nya lagu itu koq jadi theme song 'udahan'nya aku ama sang pacar yang menikah dengan pilihan orang tuanya. :(


Lalu, lagu-lagu seperti "Run to You", "All at once", "Miracle" menemani hari-hari aku meniti karir, yang kadang cuma aku dengar di radio saat perjalanan berangkat dan pulang kerja, menjelang tidur atau jalan-jalan di Mall. Sering juga jadi pilihan pas karaokean bareng atau gak song request kalo kita rame-rame ke Cafe dan band-nya asik!

Memasuki bulan Desember, lagu natal klasik dari kaset Whitney Houston juga bikin kangen Manado dan membuat aku memutuskan pulang merayakan Natal bersama keluargaku tercinta. Gimana gak meleleh, dengerin "I'll Be Home For Christmas".


Memang dengan makin bertambahnya waktu ke sini, banyak banget incredible singers yang aku suka, dan lagi pertengahan 2000 hingga sekarang gak ada lagu baru lagi yang dikibarkan mbak Wit ini. Jaman dulu dengerin lagu lewat kaset, dan sekarang liat video-nya lewat youtube, seru banget. Jadi inget gaya eighties, make up mata warna-warni, stretch jeans ketat, rambut kribo, jaket jeans pendek! 


Di usianya yang ke-48, sang Diva berpulang pas deket Valentine's Day, lagu-lagu cintanya bergema di iPod-ku hampir 12 jam. Dengerinnya bercampur rasa; duka, trenyuh, senyum geli dan senyum-sebal!. Gimana enggak setiap kali aku ikut nyanyi, suamiku bilang: "ssshhhh, let's her singing!" Haha, sial!


On this Valentine's day, aku tulis dikartu buat suamiku, yang diambil dari lirik lagu lama-nya Whitney: "You Give Good Love", yang gak punya kenangan masa lalu, karena aku ingin mengingat hari ini dimasa nanti. 


I found out what I've been missing
Always on the run
I've been looking for someone

Now you're here like you've been before
And you know just what I need
It took some time for me to see

That you give good love to me baby
So good take this heart of mine into your hands
You give good love to me baby
Never too much
Baby you give good love

Never stopping I was always searching
For that perfect love
The kind that girls like me dream of

Now you're here like you've been before
And you know just what I need
It took some time for me to see

That you give good love to me baby
So good take this heart of mine into your hands
You give good love to me baby
Never too much
Baby you give good love

Now I've stopped looking around
Each night what this life's all about
Our love is here to stay
Baby you give good love


PS. silakan klik kalimat-kalimat berwarna biru, karena itu link ke youtube!

Wednesday, February 8, 2012

Berita Tanah Air (1)


Pilot Lion Air yang tertangkap sedang pesta Narkoba berikut barang bukti berupa peralatan nyabu membantah keras dituduh sebagai pemadat, dalam keterangan pers-nya dia mengatakan bahwa itu kegiatan dalam rangka promosi Lion Air dengan tagline nya: "We Make People Fly". Haha!
Itu joke yang beredar di group bbm. Tadinya aku kasih komen, wooaah si Pilot ternyata brand ambassador yang lagi kampanye!.

Eh, besok sore, berita itu muncul di TV NBC Washington. Pilot Lion Air  Busted for Using Crystal Meth.
Ternyata ini kejadian yang kedua kali bagi Lion Air. Emang sih berita jelek itu pasti jadi Hot News, dan berita baik adalah Advertising & Promotions. So, aku gak protes Reuters atau NBC menayangkan beritanya. Cuman, kok nekat juga si Pilot yah, ini kan menyangkut keselamatan ratusan orang, man!

Belum lagi berita sebelumnya mengenai pengendara Xenia yang menabrak pejalan kaki sampai dengan 9 orang meninggal dan 4 orang luka-luka. Dikabarkan Afriani, pengemudinya mengkonsumsi narkoba. Berita ini pun diliput VOA News sambil membandingkan hukuman yang diterima pengendara mabuk dan drug user di USA.

Aku gak mau menghakimi mereka, well, dulu pernah juga nyoba barang2 haram jadah itu, haha. Tapi bener-bener just for fun, resiko profesi juga gak ada dan sangat meminimalisasi bahaya-bahaya yang akan ditimbulkan.

Sebelum aku mendapatkan Driving Licence, mereka minta untuk ikut 3 jam kursus dan test Drug & Alcohol Education. Karena biarpun kita gak mabuk dan yakin bisa nyetir, tetap aja bila kena tilang dan polisi mengukur kadar alkohol kita yang tadinya minum cuman sekaleng bir, teteeup kena fine! Kalo kedapatan ada kaleng bir atau minuman lain yang terbuka, masih ada isi ataupun kosong itu juga melawan hukum, bisa-bisa SIMnya dicabut. Yang paling parah, udah mabuk terus ada anak kecil pula didalam mobil, wooaah kena hukuman fine and jail time can be doubled!!

Suamiku paling parno kalo kita keluar dinner, padahal dia cuman nenggak segelas alkohol, meskipun gak efek apa-apa sih. Tapi warga USA memang sadar banget akibatnya dan hukuman yang bakal diterima sangat berat. Makanya, banyak orang menggunakan taxi daripada nyetir sendiri.
So, Janganlah sok pede: We make People Fly!.
Lucu juga kampanye anti Narkoba disini pake ikon kyut chick: You Were Born Free, Stay Free of Drugs and Alcohol!



Sunday, February 5, 2012

Super Bowl

Hari minggu pertama di bulan Februari, jutaan warga Amerika semua tertuju pada  event Super Bowl, pertandingan akbar Sepak bola Amerika. Buat aku sih seru-seru aja, ikutan histeria masal, seperti halnya sepak bola (soccer) yang aku kenal sebelumnya. Kalo ada pemain yang cakep dan hebat, itu aja yang dijagokan, haha, perempuan!!

American football atau sepak bola yang hanya dikenal di benua Amerika Serikat dan Kanada. Olahraga yang pemain setiap tim terdiri dari 11 pemain yang berbadan gede. Lucu juga, bola biasanya yah bundar, tapi ini bentuknya oval dan warnya coklat. Suamiku sempat memberikan kursus kilat, lengkap dengan gambar lapangan dari ujung endzone dan garis yang nunjukin jarak dalam yard ang merupakan daerah gawang lawan. Tim yang menyerang mendapat 1 set kesempatan yang terdiri dari 4 kali down untuk membawa bola sejauh 10 yard ke bidang endzone lawan. Aku sempat protes, lho namanya kok sepak bola, tapi bola dibawa dengan tangan sambil berlari atau dioper kepada rekan satu tim, sampai gerak maju tim yang menyerang berhasil dihentikan tim bertahan. Skor dicetak dengan cara membawa atau meletakkan bola di luar garis gawang pada sisi endzone lawan. Ternyata tendangan kaki dipake hanya saat menendang bola hingga melewati gawang lawan. Tim pencetak skor terbanyak setelah selesainya 4 babak permainan dinyatakan sebagai pemenang. Waktu bermain dihitung secara teliti detik demi detik, dan peraturan bermain diawasi ketat karena melibatkan benturan fisik antar pemain.

Super Bowl pertama kali dipertandingkan 15 Januari 1967. Pada awalnya, pertandingan dilakukan setahun sekali di hari Minggu sesudah babak playoff sekitar awal hingga pertengahan Januari, tapi digeser ke akhir Januari, dan sekarang diadakan di minggu pertama di bulan Februari.
Super Bowl 2012 yang XLVI (mereka suka aja pake angka romawi), kali ini dipertandingan di Indianapolis dan tim yang masuk final GIANT (New York) vs Patriots (New England). SB Katanya salah satu tayangan televisi yang paling banyak ditonton di Amerika Serikat. Makanya para pemasang iklan menghabiskan jutaan dolar AS untuk membuat iklan baru, belum lagi promo film atau acara TV baru. Bagi mereka yang beruntung dan ngotot bisa nonton langsung di stadium, biarpun dingin kayanya fans gak peduli deh!  
Buat yang tidak suka football, mereka masih bisa menikmati tayangan hiburan sewaktu istirahat (halftime). Tahun ini Madonna bakal tampil heboh!
Katanya, jumlah makanan yang dikonsumsi orang Amerika pada saat nonton pertandingan Super Bowl menempati urutan terbesar kedua setelah Thankgiving! 
Coba liat angka yang aku dapat: 173 juta orang bakal nonton, dan setiap orang bakal ngeluarin duit sekitar $64. Total $11 triliun buat belanja atribut dan kostum sampai dengan TV baru dan tentu saja buat belanja food and beverage!!






So, aku juga ikutan dong, siapin Hors d'oeuvres yang simple: Chicken Wings,  Anise & Celery & Chips with Ranch Dip, dan belajar bikin Taco & Guacamole, and of course with Baileys!
Happy Super Bowl Sunday!


Thursday, January 19, 2012

Happy Birthday in Heaven, Mama (Jan 19, 1941-Jan 19, 2012)


You're spending your birthday in heaven this year
With Angels singing, Happy Birthday Mother dear

Though you're not here , there's a lot to celebrate
Your new home and reunited with your soul mate

No longer suffering, your body has been restored
You are completely healed, and with The Lord

You filled our world with love, and kindness
In heaven, you are rewarded for your faithfulness

You now live eternally, and in a much better place
I still envision that beautiful smile upon your face

You worked hard here on earth, and earned a rest
Happy Birthday, Mother you were one of the best!

With every memory I own, I realize the love and care you showered on me
What saddens me, is that no matter what I do, I can never thank you enough. 

You are my true Super-angel. My Mama, I love you for everything. 
You are the real star of my life.
Every time I fell, you pushed me up. 
Shedding tears, you never let me drop one. 
With my soul, and all my heart, I wish you are there, 
to support till the end, as you did, in the start. 
With all the screaming love that you poured, I believe, you carved me stronger through my core.
All those years, when you carried me through every hurdle I faced. 
For the times, you stood by me and made me a stronger person,
I wish to salute you on this beautiful day.  You will always be the best.

Every time I look back on the times we spent together, I feel blessed. 
You are my teacher, my idol. I love you for everything and am proud to have a mother like you.

You are the one who made my childhood special, and I remember every minute of it. 
Thanks to you, Mom. May God pour all the love and warmth on you.

ps. I believe you can read this poem in English, unless you can ask the smart St. Paul to read for you.

I love you to pieces, give my big hugs and kisses to Pa and DKYS!