LOVE BEARS ALL THINGS. BELIEVES ALL THINGS. HOPES ALL THINGS. ENDURES ALL THINGS. (Corinthians)

Wednesday, November 30, 2011

Ms.Complaint's Therapy by Ms.C ~ Book Review


Ms. Complaint's TherapyMs. Complaint's Therapy by Ms. C!
My rating: 5 of 5 stars

I would be more than happy to give this book a five star review. Many chronic complainers surround us, including me: the people for whom the weather is always too warm or too cold, the boss is a jerk, the food is lousy, work sucks and … and we can fill out the list.


No matter how good things get they still only see the bad – and they go to huge lengths to point it out to everyone around them. But, Ms.C doing in a good way to compile in nice-cute-fun stories. "Say NO to Shark Fin Soup", "Hitam? Saya Takut", "Jangan Bilang Gue Perawan" "Arisan" and many fascinating stories. They are all my favorites and seems like you read your own Diary.


View all my reviews

Monday, October 31, 2011

Happy Halloween

Katanya tradisi ini di bawa oleh imigran Irlandia ke United State. Halloween berasal dari kata All Hallows' Even, yang artinya malam sebelum perayaan Hari Raya Orang Kudus. Juga dirayakan saat panen di akhir dimusim gugur, dimana mereka menyembelih hewan untuk bekall musim dingin. Mereka menyalakan api unggun untuk membakar tulang2 sambil mengenakan kostum dan topeng untuk berdamai dengan arwah jahat yang suka membawa penyakit dan merusak hasil panen.

Halloween dirayakan semua penduduk US, baik anak-anak, remaja, orang dewasa, pusat perbelanjaan, restoran, TV, perkantoran, The White House, bahkan Gereja!. Aku sampe nanya ke pendeta; Should Christian celebrate Halloween?, and she replied: If we do not celebrate Halloween, the Devil wins!. Well, memang kostum hanya buat anak-anak sekolah minggu, sementara jemaat lainnya sambil merayakan dengan menyalakan lilin dan mendoakan para Orang2 Kudus, mantan pendeta dan pelayan Tuhan dan keluarga yang telah berpulang.

Sudah tahun ke-2 aku merayakan Halloween, selain dekorasi rumah, kita biasanya dandan gak heboh-heboh banget sambil menyambut anak-anak tetangga yang datang Trick or Treat. Meskipun selalu dan pasti kita sediakan permen, karena udah gak jaman mereka jahili. Dulu kata ST mereka memang suka iseng bawa telor dan dilemparin ke rumah yang pelit ngasih permen.

Anak-anak yang berkeliling dari rumah ke rumah, gak semuanya memakai kostum seram, banyak juga yang cantik-cantik dan lucu sesuai dengan karakter idaman mereka. Ada Alice Wonderland, Hello Kitty, sampe Justin Bieber

Selain kostum, dekorasi yang paling heboh deh! Dari benda-benda seram, Monster, Mumi, sampai Labu yang gede dan diukir menjadi Jack O-Lantern. Labu yang telah diukir, diisi lilin dan diletakkan di pintu rumah. Warna yang dominan Oranye dan Hitam, tak jarang juga Ungu dan Merah. Tahun ini aku membuat sepasang Jack O-Lantern lho!

Serem juga pas aku cek data 148 juta penduduk US membelanjakan uangnya untuk perayaan Halloween; kostum, dekorasi, permen dan kue. Tahun 2010 datanya total sampai $5,8 trilyun!!. Kalo tahun ini katanya lagi krisis, gak mungkin berkurang setengahnya yah?! Biaya segitu di Indonesia bisa membangun 40 juta unit perumahan baru atau menggaji sekitar 57 juta guru sekolah selama setahun! Untung di Indonesia gak ada Halloween.

Tuesday, October 18, 2011

Gara-gara Status FB

Minggu lalu aku mencantumkan status: 12 Weeks and craving gummy bears! Banyak komentar balasan yang mengucapkan selamat seolah-olah aku hamil 12 minggu!. Mama mertuaku sampe menelpon kita sambil ngomel, koq dunia udah tahu, dia sendiri belum dikasih tahu. Dia gak punya FB, pasti dikasih tahu seseorang nih!

Akhirnya aku jelaskan ini hanya game dalam rangka Breast Cancer Awareness Month, untuk mencantumkan berdasarkan tanggal dan bulan lahir yang disamakan dengan sekian minggu dan jenis2 makanan yang manis2.
Kaitannya ama kampanye?, cuman pesan berantai untuk para wanita, dan membuat deg2an atau pertanyaan dari para lelaki! (Apa gue bapaknya ya? haha)

Masih gara-gara status, pernah aku mencantumkan: Seems like dollar bills so tight where I can see George Washington's underwear. Ya ampun berbuntut panjang, seorang saudara dekat sampe menelpon Sante, nanya kalo kita tuh lagi krisis keuangan, haiya....Aku juga cuman copy paste, karena merasa lucu aja!

Sante pun sangat anti kalo aku suka mencantumkan lokasi dimana aku berada; aduh nanti rumahnya di satronin, atau kamu nya bakal ada yang stalking...Parno banget sih! Orang-orang yang iseng kayak gitu gak ada di friend list, adanya di Manado, haha

Tadinya aku suka membagi pesan religius berdasarkan apa yang aku rasakan, tapi koq ada orang yang melihat dengan kacamata lain. Mereka beranggapan aku nggak pantas nulis kayak gitu, jauh dari alim katanya. Hey, nggak ada orang didunia ini yang dapat menilai hubunganku dengan Tuhan!.

Mendingan aku tulis status lucu-lucu garing yang membuat orang tersenyum, bahkan mereka sampai minta ijin untuk copas, dan makin membuat lebih banyak lagi orang tersenyum. silakan aja, aku juga cuman copas koq.
Seperti dibawah ini:

  • lf the people in the movies listened to me, they would still be alive.
  • If you ever get caught sleeping on the job... slowly raise your head and say "in Jesus name amen"
  • A man walks in her living room to find her wife watching a cooking show. Man says "Why are you watching this, YOU cant COOK!". Wife says "Well, YOU watch PORN!"

Make-up & Hair Do

Kalo urusan mempercantik diri, siapa yang nggak mau terbaik, apalagi bagi kita yang wajahnya pas-pasan.
Aku dan 9 wanita di Bridal Party butuh itu!

Masalahnya ini bukan di Indonesia, yang bisa dengan mudahnya window shopping dan kemudian tinggal pilih yang terbaik. Beberapa bulan sebelum D-day, Eyi dapat informasi bahwa ada mbak-mbak orang Indonesia di DC yang suka rias pengantin, tapi koq cenderung yang tradisional, dan rumahnya jauh banget dari lokasi hotel tempat kita menginap.

Aku juga coba hubungi beberapa salon yang khusus merias pengantin di area Frederick-Maryland, jatuhnya mahal banget dan syaratnya macem-macem; harus dilakukan di salon mereka, harus datang jam 6 pagi, dll. Wajar aja sih, cuman kita-nya gak mau repot.Hal ini kita diskusikan secara on-line dengan bridesmaids, karena mereka turut kontribusi biayanya. Sampe ada yang nyerocos, males ah bayar mahal, terus dia nggak ngerti maunya kita, maksudnya language barrier! haha, bener juga!

Eyi mengusulkan untuk hubungi Dona, sahabatnya yang tinggal di California, yang emang pernah punya salon di tanah air. Kebetulan adiknya Tirza yang running disana, dan saat itu lagi ada di US, plus Ella saudara perempuan mereka. Thanks to FB, komunikasi jarak jauh antara kita dengan melampirkan hair style sesuai keinginan dan kekurangan masing-masing, merek foundation, maskara sampe dengan jenis hair spray apa yang dipake.  Akhirnya semuanya sepakat dengan Trio Kojongian's, and they will be able to fly to DC. Yay!

They did great job, kita semua puas!. Sepupu Sante berkomentar kepada Mama mertuaku : Those women are like dolls!, and She replied: The Make-up Artist flew from California!. Whaat?!
Dona sampe extended service menyusul ke tempat resepsi karena maskaraku rusak akibat kebanyakan nangis bombay dan gak ada yang panjang, akhirnya Eyi mengorbankan maskara-nya! Sweet!

Monday, October 17, 2011

365 Days After Our First Vows

Praise the Lord, October 16, 2011 marks the first completed year of our marriage. Masih merangkak seperti bayi, masih harus melewati repotnya belajar-berdiri-berjalan, belum lagi gejolak "usia remaja", hey, ini ngomongin usia pernikahan bukannya anak! haha. Tapi, teteup aja orang-orang selalu menagih: teruuss, kapan dong punya anak?!, We'll see, manusia berusaha, Tuhan yang menentukan.

Rencananya kita akan merayakan 1st Anniversary Weekend Getaway, terpaksa harus ditunda minggu depannya karena sesuatu dan lain hal. But, we're still excited!

Ritual minggu pagi kali ini agak beda, kita saling bertukar kartu dari bawah bantal yang sudah ditiduri semalam!. Maunya sih first thing first!. Kartu Ucapan yang dijual di sini isinya 'total' banget deh, bener2 sampe bisa bikin melambung dan berurai air mata. Melangkah ke dapur, sudah ada satu lusin tangkai Red Roses di vas bunga. Sementara, aku hanya memberikan a frame photo, dimana Sante menghabiskan Summer untuk mengaspal driveway yang bolong-bolong. He is hard working guy dan dia maunya perfect mau ngerjain sendiri, So, I just love to freeze that moment!

Di gereja, kita juga di doain dan banyak pasangan oma-opa yang kasih semangat: Ayoo, kalian harus seperti kami, 35-50 years marriage!, iya kalo kita bisa hidup sampe usia 100 tahun!

Sore hari sebelum pergi Dinner, kita menikmati Red Velvet Cake. Bukan aku sengaja bikin, tapi ini top tier  of our wedding cake yang kita bekukan selama setahun!!. Ini tradisi disini sejak abad 19. Awalnya buat Christening  anak mereka (yang begitu kawin lalu hamil), dan biasanya kue dibikin bersusun dan sering gak abis, jadi mungkin lebih baik disimpan. Sekarang, dimakan saat 1st Anniversary, intinya hanya untuk mengingatkan hari bahagia pasangan itu. Well, gimana rasanya kue setahun (tentunya  kita defrost dulu)?....hmmm, not bad!, karena kita makan sambil penuh canda dan tawa, plus segelas wine dan bir haha. Becanda-nya ya ngaco:  kalo pasangan itu gak akur sampe setahun, bagus buat stress release; saling tampar cake yg masih frozen!







Malamnya kita dinner di Isabella's di Frederick. a Spain Taverna & Bar dengan segudang list of Tapas; 5 piring aja buat kita berdua, dan yang penting Sante bisa ngedapetin Yuengling bir-nya, dan aku nyobain 2 gelas Sherry (Papirusa ~Cream Sherry, Rich, Luscious and Lavish Sweet Fruit Flavors and La Gitana Manzanilla - The Most Favorite Sherry in Spain. Dry, Delicate with Nutty Aromas).
Happy Anniversary to us, Cheers for many more years to come!

Monday, October 10, 2011

Games on Facebook





Main online game ternyata bukan aja monopoli anak kecil, abg atau cowok-cowok. Banyak game sekarang yang di disain buat perempuan, yang bisa dimainkan dari anak kecil sampe oma-oma.

Aku adalah salah satu orang yang sudah addicted! Kebetulan jobless dan punya banyak waktu. Seru-seruan ajah, dari yang harus bangun rumah, community building, sampe mall, hotel dan jembatan di Cityville, sambil kampanye jadi Gubernur!. Buka cafe, dan jadi chef yang bisa masak semua resep dari berbagai negara di Cafe World. Aku juga suka jadi farmer di FarmVille, jadinya bisa belajar berbagai jenis tanaman yang bukan tropical plants, beternak dari berbagai jenis binatang, dan yang paling hits sekarang Sims Social, ceritanya aktifitas hari-hari dari single man/woman; bangun rumah dan isinya, masak-lukis-musik-social media, trus gaul deh ama tetangga yang bisa kita kecengin alias flirting!.

Masih ada lagi Garden of Time, Hot Shot, Bejeweled Blitz, yang ini kurang ditekuni banget, belum lagi game requests dari temen-temen, kayanya gak kepegang deh...

Sebelumnya aku punya kebun anggur di Vineyard, pulau di Island Paradise, Cari Harta Karun di Tiki Island, Ngurusin Kucing lucu di PetVille , Owner Butik di Pop Sugar Retail Therapy dan lain-lain sampe lupa. Berasa konglomerat dunia maya banget!

Most of those games harus berinteraksi dengan neighbor dengan hukum minta-beri-kasih-ambil. Dalam membangun rumah misalnya, kita harus minta sesuatu dari tetangga, ntar dia kasih, atau gak kita bisa ambil dari wall-nya pas dia membutuhkan sesuatu. Ribet?, gak koq, coba aja!

Susahnya adalah mendapatkan tetangga yang "aktif", daripada nunggu kelamaan karna request gak dikirim-kirim, maka aku sampe membuka akun fb yang lain, biar bisa "kontrol" pertumbuhan dari usaha bisnisku, haha. Cara ini juga di tempuh oleh tetangga2 ku, entah membuka akun fb pake nama artis, atau enggak akun anaknya yang dipake.

Aku pun punya catatan khusus; neighbor list, gift apa yang mereka perlukan, atau daftar barang yang aku butuhkan. Aku juga harus punya planning, kalo mau menanam atau memasak sesuatu, harus diperhitungkan berapa lama, takutnya kalau harus pergi meninggalkan laptop ku!. Aku juga sering memasukkan alarm dalam HP, sampe Sante bingung kalo telpon bunyi, bukannya diangkat aku malah lari ke laptop!, Time for harvesting, babe!

Sunday, October 9, 2011

Our Wedding Photographers (2)

Salah satu sahabat baikku Debbie sampe inbox minta ijin untuk meliput acara pernikahanku. Ouw, tentu saja dengan senang hati. Meskipun aku bilang jangan sampe elu gak enjoy acaranya lho!. Debbie juga makin dahsyat bidikan kamera-nya, kalo gak percaya, klik deh blog-nya.
Model kesayangannya yg cantik, lucu dan ngegemesin, Jocelyn!

Anak semata wayang Debbie & Eric si centil Jocelyn bakal jadi Flower Girl.
Dia sangat excited,


aku juga seneng ada flower girl dari pihakku. Kan aneh aja kalo anak bule, sementara bride-nya Asia. Aku juga skalian deh nambahin job buat Debbie jadi PIC saat ceremony di gereja.

Hasil bidikan kamera Debbie yang te o pe banget a
dalah foto B&W Sante dan Mom lagi dance. Aku beliin frame
yang ada tulisan Mother and Me, dia suka banget. Belum lagi candid saat Sante ngerokok dan para bridesmaids yang dijadiin model-nya Debbie. Keren banget!


Selain itu ada Peter Amstel, Diana's boyfriend dari Amsterdam. Ternyata seorang photographer dan Videographer. Banyak detil yang tersembunyi yang sempat di cover Peter.

Emang kita hired photographer yang khusus buat kawinan, Peter Holden. PH asal Australi, gaya-nya photojournalism. Yang maksain naik golf cart buat ngambil gambar di jembatan di tengah padang golf! Sementara udara saat itu dingin gilak!

Albumnya bagus sih jadinya, tapii, tiba di alamat kita 11 bulan after the wedding!. Proses milih foto-foto yang back and forth ama designer, lay out dan proses cetak nya diurus ama company yang di New York!